• Promosi Website Usaha (90% pebisnis Online Gugur di tahun pertama)




    Mempromosikan Website harus di lakukan pemilik / pengelola website selama usahanya berlangsung dana/biaya promosi harus selalu dianggarkan untuk menggait pelanggan baru. Promosi Website gak harus berbayar, bisa gratisan asal mau mengerjakan sendiri misalnya Posting di group-group Facebook/WA - SMS/WA Blast
    Ada Banyak Cara Promosi Website Usaha diantaranya:
    Bisa lewat SMS/WA Blast
    Bisa lewat Posting di group-group Facebook/Instagram
    Bisa Lewat Facebook Ads dan Google Ads
    Bisa lewat SEO
    Secara singkat company profile adalah riwayat hidup yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Namun, company profile juga dapat diartikan sebagai penjelasan tentang perusahaan termasuk di dalamnya produk yang dihasilkan baik secara verbal maupun dalam bentuk grafik. Biasanya profil perusahaan semacam ini juga memuat corporate value lengkap dengan keunggulan perusahaan.

    Baca juga: Brand Equity, Keuntungan Beserta Contohnya

    Profil perusahaan ini juga dapat menjadi suatu media publik relasi sebagai representasi perusahaan tersebut. Adanya profile kiranya dapat meyakinkan calon pelanggan maupun pelanggan potensial agar sudi memberikan informasi yang mereka butuhkan sebagai pertimbangan penggunaan produk maupun jasa yang ditawarkan.

    Profil perusahaan semacam ini dirasa mampu meningkatkan nilai perusahaan di antara pesaing lainnya guna memberikan pengaruh bagi calon pelanggan lain. Untuk itu, ada baiknya tiap-tiap perusahaan memiliki company profile. Contoh company profile perusahaan yang bisa Anda simak ialah CV Astro, Web Developer Mufasya Media, PT. Tata Disain Imago dan sebagainya. 

    Isi Company Profile 

    1.Informasi Tentang Perusahaan
    Hal yang pasti dimuat dalam suatu profil perusahaan ialah informasi perusahaan. Informasi tersebut dimulai dari sejarah perusahaan berdiri hingga nomor telepon yang dapat dihubungi oleh masyarakat luas. Dengan adanya informasi semacam ini, maka dapat memperluas jaringan bisnis perusahaan yang bersangkutan. Profil semacam ini juga penting untuk menjalin relasi dengan perusahaan lain.

    2.Status Perusahaan
    Status perusahaan juga wajib Anda tulis pada halaman company profile. Misalnya, dengan menuliskan kategori perusahaan apa yang saat ini ditekuni. Anda bisa menuliskan status berupa startup (perusahaan rintisan), outsourching dan sebagainya. Di samping itu, Anda juga perlu menuliskan seperti apa rencana masa depan dari suatu perusahaan. Informasi semacam ini tentu sangat bermanfaat bagi publik.

    3.Statistik Umum Perusahaan
    Selain status perusahaan, Anda juga wajib menuliskan statistik umum dari perusahaan tersebut. Statistik perusahaan yang dimaksud bisa berupa besaran jumlah pegawai, banyaknya pabrik hingga jumlah sejumlah kantor cabang. Identitas sangat penting dicantumkan dalam halaman profil perusahaan demi memperoleh lebih banyak peluang dalam menemukan investor.

    4.Rencana Masa Depan Perusahaan
    Pada halaman company profile Anda mesti menuliskan sejumlah rencana masa depan perusahaan. Hal ini mengingat bahwa rencana bisnis bagi seorang pengusaha merupakan hal cukup penting. Melalui rencana masa depan, maka suatu perusahaan dapat berkembang semakin lebih baik. Cantuman rencana masa depan juga sangat bagus dijadikan sebagai nilai tambah bagi perusahaan lain yang hendak bekerjasama.

    Baca juga: 4 Contoh Strategi Digital Marketing Untuk Menarik Pelanggan 

    Cara Membuat Company Profile
    company profile
    company profile
    Untuk membuat suatu contoh company porofile yang baik, Anda mesti memperhatikan beberapa hal. Adapun langkah-langkah pembuatannya ialah sebagai berikut.

    1.Tentukan Jenis Perusahaan
    Hal pertama yang mesti Anda perhatikan dalam membuat suatu contoh company profile ialah dengan menentukan jenis perusahaan. Ini penting agar halaman profil perusahaan tersebut menjadi lebih terarah. Jenis perusahaan dapat dilihat berdasarkan produk yang dijual, segmentasi pasar hingga nilai-nilai perusahaan yang dianut.

    2.Tentukan Tujuan Penulisan Profil yang Jelas
    Pada dasarnya penulisan profil perusahaan bertujuan demi menarik minat konsumen. Namun, tidak dapat dipungkiri pula pada tujuan pernulisan profil juga digunakan sebagai portofolio perdagangan guna menarik minat investor untuk melakukan kerjasama. Dengan demikian, Anda mesti membuat profil tersebut menjadi semenarik mungkin.

    3.Sewa Jasa Penulis Andal
    Untuk membuat profil perusahaan yang baik dan menarik, Anda perlu menyewa jasa penulis andal. Ini penting mengingat bahwa penulisan company profil begitu erat dengan istilah personal branding dalam kegiatan tim marketing. Bukan hanya penulis biasa saja yang Anda butuhkan, melainkan juga penulis yang memiliki kemampuan copywriting. Sebagai informasi, copywriting lebih berhubungan dengan iklan.

    4.Pertahankan Orisinalitas
    Kunci utama dalam pembuatan profil perusahaan ialah sisi orisinalitas. Jangan asal sadut di sembarang tempat. Hal ini justru akan membuat profil perusahaan menjadi tidak memiliki identitas. Haram hukumnya untuk menyadur atau menyunting profil perusahaan lain terkecuali template style. Bisa-bisa profil perusahaan Anda nantinya menjadi tidak berbobot.

    5.Buatlah outline company profile
    Outline profil perusahaan harus bisa disampaikan serta disesuaikan dengan target pembaca. Untuk membuat outline tersebut ada dua hal yang perlu Anda tulis yakni testimoni dan kontak. Testimoni bertujuan sebagai pemberi nilai tambah bagi perusahaan. Sementara itu, kontak perusahaan berisi informasi nomor telepon, akun sosial media, alamat email dan alamat perusahaan.

    6.Proofreading
    Proofreading adalah pembacaan ulang dari keseluruhan company profile yang telah dibuat. Pembacaan ulang sebisa mungking dilakukan demi menghindari risiko kesalahan informasi yang ditulis dalam suatu company profil. Jangan lupa bahwa kesalahan kecil bisa saja menjadi bumerang di kemudian hari.

    Kesimpulan
    Informasi contoh company profile tersebut kiranya dapat dijadikan sebagai wawasan bagi Anda yang tengah berencana membuat profil perusahaan. Buatlah profil perusahaan sesederhana dan sejelas mungkin demi menghindari kesan membosankan. Jangan lupa untuk menentukan target pasar sehingga penyampaian tulisan profil perusahaan menjadi lebih terarah.

    Kemudian, setelah selesai membuat company profile hal selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mempublikasikan konten tersebut secara offline maupun online. Dari ranah offline misalnya, Anda bisa memanfaatkan banner, pamflet, atau iklan televisi jika memiliki budget promosi besar. Sementara di ranah online Anda bisa mengoptimalkan promo melalui website dan media sosial. Buatlah website dengan tampilan profesional namun tetap terkesan kekinian, jangan lupa juga untuk memanfaatkan layanan Business Cloud Hosting dari Qwords.com agar kinerja website Anda tetap handal meski dikunjungi oleh ribuan orang.

    Semoga bermanfaat